Slawi - Komitmen BKPSDM Kabupaten Tegal dalam meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara terus ditunjukkan melalui program unggulan Kamis Belajar ASN. Hingga Juli 2025, program ini telah memasuki seri ke-17, 18, dan 19, dengan menghadirkan topik-topik aktual dan narasumber kompeten lintas sektor, guna menjawab tantangan birokrasi di era digital dan pelayanan publik yang semakin dinamis.
 
Kamis Belajar ASN Seri 17: Mewujudkan Pelayanan Publik yang Aman dan Adaptif melalui Manajemen Risiko
Kegiatan Seri ke-17 diselenggarakan pada Kamis, 3 Juli 2025, secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung di kanal YouTube BKPSDM Kabupaten Tegal. Tema yang diangkat adalah Mewujudkan Pelayanan Publik yang Aman dan Adaptif melalui Manajemen Risiko.
 
Acara dibuka oleh Plh. Kepala BKPSDM Kabupaten Tegal, Joko Kurnianto, yang menekankan pentingnya manajemen risiko sebagai pendekatan strategis dalam menghadapi ketidakpastian dan kompleksitas pelayanan publik.
 
Narasumber yang dihadirkan dalam seri ini adalah Saidno  Inspektur Kabupaten Tegal dan A.G. Purwanto Edi  Founder Developing People Consulting Indonesia
Kegiatan ini membekali peserta dengan pemahaman mendalam mengenai identifikasi, analisis, dan mitigasi risiko dalam penyelenggaraan layanan publik, serta pentingnya membangun sistem birokrasi yang responsif dan akuntabel.
 
Kamis Belajar ASN Seri 18: Strategi Holistik Pengembangan Kompetensi PPPK
Seri ke-18 dilaksanakan pada Kamis, 10 Juli 2025, dengan tema Strategi Holistik Pengembangan Kompetensi PPPK untuk Mendorong Pelayanan Publik Berkualitas. Lebih dari 300 ASN dari berbagai perangkat daerah mengikuti kegiatan ini secara antusias.
 
Kegiatan dibuka oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Tegal, Mujahidin, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa pengembangan kompetensi PPPK harus menjadi bagian dari kebijakan strategis dalam reformasi birokrasi yang berkelanjutan.
 
Dua narasumber dihadirkan untuk berbagi pandangan dan pengalaman Muhammad Budi Eko Setiawan  Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Tegal dan Imam Asmarudin  Wakil Rektor III Universitas Pancasakti Tegal
 
Keduanya menyoroti pentingnya pendekatan kolaboratif lintas sektor, penguatan literasi digital, serta peningkatan kapasitas dan mindset PPPK agar mampu menjalankan perannya secara profesional dan berdampak nyata.
 
Kamis Belajar ASN Seri 19: Akademi Talenta ASN dan Transformasi SDM Aparatur
Kamis Belajar ASN Seri ke-19 digelar pada Kamis, 17 Juli 2025, mengangkat tema “Mengenal Akademi Talenta ASN: Inisiatif Strategis Lembaga Administrasi Negara (LAN)”.
 
Sebagai narasumber utama, Dadan Sidqul Anwar Analis Kebijakan Ahli Madya LAN RI, memaparkan secara komprehensif tentang Akademi Talenta ASN, sebuah program unggulan LAN yang bertujuan untuk menjaring, mengembangkan, dan mempercepat pertumbuhan talenta unggul di lingkungan ASN.
 
Program ini berfokus pada pengembangan talenta berbasis potensi, tidak semata-mata bergantung pada jenjang jabatan atau golongan. Pendekatan ini dinilai lebih inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan transformasi birokrasi ke depan.
 
Budaya Belajar Berkelanjutan bagi ASN Kabupaten Tegal
Kepala BKPSDM Kabupaten Tegal, Mujahidin, mengapresiasi partisipasi aktif ASN dalam tiga seri Kamis Belajar terakhir. Ia menegaskan bahwa program ini bukan sekadar forum pembelajaran, tetapi juga bagian dari strategi membangun budaya belajar ASN yang berkelanjutan.
 
“ASN harus terus belajar, tidak hanya untuk memenuhi kewajiban administratif, tetapi sebagai bentuk tanggung jawab moral dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas,” ujar Mujahidin.
 
Program Kamis Belajar ASN akan terus dilaksanakan secara berkala dengan mengangkat tema-tema aktual, guna mendukung penguatan SDM ASN yang adaptif, inovatif, kolaboratif, dan profesional dalam menghadapi tantangan birokrasi digital dan pelayanan publik masa depan.