Dalam rangka memperkuat peran kehumasan pemerintah yang profesional dan adaptif, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tegal menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelola Kehumasan pada 16–17 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan aparatur dalam menyampaikan informasi yang cepat, tepat, dan akuntabel kepada masyarakat.
 
Kepala Bidang Pengembangan SDM BKPSDM Kabupaten Tegal selaku panitia kegiatan, Agus Triono, menyampaikan bahwa bimtek tersebut diikuti oleh 165 peserta yang berasal dari berbagai perangkat daerah dan unit layanan publik di Kabupaten Tegal. Pelaksanaan kegiatan dibagi ke dalam dua hari agar pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif.
 
“Pada hari pertama, sebanyak 82 peserta berasal dari pengelola kehumasan perangkat daerah dan Koordinator Wilayah Kecamatan (KWK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Sedangkan pada hari kedua, diikuti 83 peserta dari pengelola kehumasan SMP Negeri, Sanggar Kegiatan Belajar, Puskesmas, UPTD Wisata Kesehatan Jamu, UPTD Laboratorium Kesehatan, serta UPTD Instalasi Farmasi,” ujar Agus Triono.
 
Lebih lanjut Agus menjelaskan, materi yang disampaikan dalam bimtek ini difokuskan pada penguatan kemampuan praktis kehumasan, meliputi pengelolaan media sosial instansi pemerintah, strategi pembuatan konten media sosial, serta teknik penulisan pemberitaan yang informatif dan mudah dipahami masyarakat.
 
“Kami menghadirkan narasumber dari Dinas Komunikasi dan Informatika, konten kreator Explore Tegal, serta Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tegal untuk membekali peserta dengan wawasan dan keterampilan yang relevan dengan perkembangan komunikasi publik saat ini,” tambahnya.
 
Melalui kegiatan bimtek ini, BKPSDM Kabupaten Tegal berharap para pengelola kehumasan di setiap perangkat daerah mampu meningkatkan profesionalisme dan kreativitas dalam menjalankan tugasnya. Agus Triono menegaskan bahwa optimalisasi media sosial menjadi salah satu kunci dalam membangun hubungan yang baik antara pemerintah dan masyarakat.
 
“Kami berharap setelah mengikuti bimtek ini, pengelola kehumasan di setiap perangkat daerah semakin profesional, adaptif, serta mampu memanfaatkan media sosial secara optimal untuk membangun citra positif pemerintah dan meningkatkan kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.