Slawi – BKPSDM Kabupaten Tegal menerima kunjungan dari UPT Penilaian Kompetensi ASN BKPSDM Kota Yogyakarta, Selasa (27/01). Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka sharing session dan penggalian pengalaman terkait proses re-akreditasi Penilaian Kompetensi ASN.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula BKPSDM Kabupaten Tegal dan diikuti oleh jajaran pejabat pengawas serta asesor SDM Aparatur dari kedua instansi.
Rombongan UPT Penilaian Kompetensi ASN Kota Yogyakarta diterima langsung oleh Kepala Bidang Mutasi dan Promosi BKPSDM Kabupaten Tegal, Andhika Arif Maulana, bersama jajaran. Dalam sambutannya, Andhika menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada UPT Penilaian Kompetensi ASN BKPSDM Kota Yogyakarta. Bagi kami, UPT Penkom Yogyakarta sudah seperti saudara tua, karena pada awal pendirian UPT Penilaian Kompetensi, BKPSDM Kabupaten Tegal pernah melakukan studi banding ke Kota Yogyakarta sebagai rujukan,” ujar Andhika.
Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari tahapan dan strategi re-akreditasi, mengingat adanya perubahan ketentuan dalam pelaksanaan akreditasi Penilaian Kompetensi ASN.
Sementara itu, Kepala UPT Penilaian Kompetensi ASN BKPSDM Kota Yogyakarta, Dyah Ayu Mustika Ratri, menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas penerimaan yang sangat baik dari BKPSDM Kabupaten Tegal. Kunjungan ini bertujuan untuk belajar dan berbagi pengalaman, khususnya terkait proses re-akreditasi, karena saat ini terdapat sejumlah perubahan ketentuan yang perlu kami siapkan,” jelas Dyah Ratri.
Rombongan UPT Penilaian Competence ASN Kota Yogyakarta terdiri dari Kepala UPT, Kasubag Tata Usaha UPT, serta asesor SDM Aparatur.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dan sharing pengalaman mengenai tahapan pra-akreditasi dan akreditasi yang disampaikan oleh Rachmawati, selaku asesor SDM Aparatur BKPSDM Kabupaten Tegal. Dalam paparannya, disampaikan berbagai kiat dan strategi yang telah diterapkan BKPSDM Kabupaten Tegal dalam menghadapi proses re-akreditasi, kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. (mm)