Slawi – UPT Penilaian Kompetensi BKPSDM Kabupaten Tegal menyelenggarakan kegiatan Penilaian Potensi dan Kompetensi Batch I Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 11–12 Februari 2026.
Sebanyak 58 PNS menjadi peserta, serta 3 orang pejabat fungsional turut mengikuti penilaian kompetensi manajerial dan sosial kultural sebagai persyaratan uji kompetensi (Ujikom) kenaikan jenjang di instansi pembina.
Kepala UPT Penilaian Kompetensi ASN, Setyo Wibowo, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya melibatkan asesor internal BKPSDM Kabupaten Tegal, tetapi juga berkolaborasi dengan asesor SDM aparatur dari BKN Kanreg I Yogyakarta, BKPSDM Kabupaten Cilacap, BKPSDM Kabupaten Pekalongan, dan BKPPD Sleman.
“Kolaborasi ini penting agar hasil penilaian lebih objektif, kredibel, dan dapat dijadikan dasar dalam pengembangan karier maupun penguatan kapasitas ASN di Kabupaten Tegal,” ungkap Setyo Wibowo.
Lebih lanjut, Setyo Wibowo menambahkan bahwa asesmen ini diharapkan mampu memetakan potensi dan kompetensi ASN secara lebih komprehensif.
“Dengan data hasil penilaian, pimpinan daerah akan memiliki dasar yang lebih kuat dalam melakukan pengelolaan SDM aparatur, khususnya dalam penempatan jabatan sesuai kualifikasi dan kompetensinya,” imbuhnya.
Penilaian Potensi dan Kompetensi ini merupakan bagian dari program berkelanjutan BKPSDM Kabupaten Tegal dalam mendukung terwujudnya manajemen talenta ASN yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap tuntutan organisasi maupun pelayanan publik.