Slawi – BKPSDM Kabupaten Tegal melaksanakan asesmen mutasi masuk PNS Gelombang I Tahun 2026 pada 1–2 April 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa PNS yang akan bergabung di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal benar-benar siap, baik dari sisi kompetensi maupun kondisi kesehatan.
 
Kepala Bidang Mutasi dan Promosi BKPSDM Kabupaten Tegal, Andhika, menjelaskan bahwa proses asesmen dilakukan melalui beberapa tahapan. Mulai dari tes psikologi berbasis CBT (Smart Kompetensi), simulasi, wawancara, hingga tes kesehatan jasmani dan rohani.
 
“Di hari pertama, peserta mengikuti tes psikologi, simulasi, dan wawancara di BKPSDM. Kemudian di hari kedua dilanjutkan dengan tes kesehatan di RSUD dr. Soeselo Slawi,” jelasnya.
 
Ia juga menyampaikan bahwa pada gelombang ini terdapat empat peserta yang mengajukan mutasi masuk ke Pemerintah Kabupaten Tegal. Mereka berasal dari berbagai instansi, yakni Kabupaten Batang Hari (Provinsi Jambi), Kabupaten Tulungagung (Provinsi Jawa Timur), Kabupaten Sragen (Provinsi Jawa Tengah), serta Badan Riset dan Inovasi Nasional.
 
Melalui rangkaian asesmen ini, BKPSDM Kabupaten Tegal ingin memastikan bahwa proses mutasi tidak hanya sebatas administrasi, tetapi juga mempertimbangkan kesiapan dan kesesuaian kompetensi setiap peserta. Dengan proses yang lebih menyeluruh ini, diharapkan PNS yang nantinya bergabung dapat langsung berkontribusi dan mendukung kinerja organisasi secara optimal.