Slawi - BKPSDM Kabupaten Tegal menyelenggarakan Desk Penyelesaian Disparitas Data ASN selama dua hari, pada 8–9 Juni 2026, yang diikuti oleh pengelola kepegawaian perangkat daerah dan unit kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal.
 
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan validitas, akurasi, dan integritas data ASN sebagai dasar pengambilan kebijakan kepegawaian yang tepat dan akuntabel. Selain itu, penyelesaian disparitas data juga mendukung percepatan layanan kepegawaian, seperti kenaikan pangkat, pensiun, dan mutasi, serta meminimalkan kendala administratif akibat data yang tidak lengkap atau tidak sesuai.
 
Desk penyelesaian disparitas data ini merupakan bagian dari upaya mendukung implementasi Kebijakan Satu Data ASN sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan BKN Nomor 13 Tahun 2022 tentang Sistem Informasi ASN.
 
Pranata Komputer BKPSDM Kabupaten Tegal, Akbar Insani, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil penarikan data per 1 April 2026 ditemukan 1.169 anomali data ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal. Setelah dilakukan penelaahan dan pembaruan oleh administrator, jumlah data anomali yang perlu ditindaklanjuti menjadi 1.145 data.
 
“Data ASN yang akurat dan mutakhir merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan manajemen ASN. Oleh karena itu, penyelesaian disparitas data menjadi tanggung jawab bersama agar seluruh layanan kepegawaian dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan akuntabel,” ujar Akbar.
 
Akbar menambahkan, informasi mengenai disparitas data tersebut telah disampaikan kepada perangkat daerah melalui surat edaran agar ASN yang bersangkutan dapat melakukan perbaikan dan melengkapi dokumen pendukung secara mandiri. Hingga saat ini, sebanyak 975 data anomali telah diperbaiki atau dilengkapi oleh ASN, dan 473 data di antaranya telah selesai diverifikasi oleh Admin BKPSDM.
 
“Kami mengapresiasi perangkat daerah dan ASN yang telah proaktif melakukan pemutakhiran data. Harapannya, seluruh data anomali dapat segera diselesaikan sehingga kualitas data ASN Pemerintah Kabupaten Tegal semakin baik dan dapat mendukung pengambilan kebijakan yang berbasis data,” tambahnya.
 
Melalui kegiatan ini diharapkan kualitas data ASN Pemerintah Kabupaten Tegal semakin baik sehingga mampu mendukung pengelolaan kepegawaian yang efektif, efisien, dan berbasis data yang akurat.