Slawi – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tegal terus memperkuat komitmen dalam membangun lingkungan kerja yang bersih, transparan, dan berintegritas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi yang dilaksanakan bersama Tim Inspektorat Kabupaten Tegal, Kamis (13/08).
 
Kegiatan diikuti oleh ASN di lingkungan BKPSDM Kabupaten Tegal dan dihadiri oleh Inspektur Kabupaten Tegal Nurhafid Junaidi, Irbansus Daryanti, beserta jajaran Tim Inspektorat Kabupaten Tegal.
 
Dalam sambutannya, Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten Tegal Tri Priyo Laksono menyampaikan apresiasi kepada Inspektorat atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi pengendalian gratifikasi menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman sekaligus memperkuat komitmen ASN dalam mencegah praktik gratifikasi di lingkungan kerja.
 
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Inspektorat Kabupaten Tegal atas pelaksanaan sosialisasi ini. Pengendalian gratifikasi bukan sekadar pemenuhan ketentuan, tetapi merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap ASN.”
 
Ia menambahkan, setiap ASN memiliki peran penting dalam menciptakan budaya kerja yang berintegritas melalui sikap profesional, transparan, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas.
 
Sementara itu, Irbansus Daryanti menegaskan bahwa upaya pengendalian gratifikasi tidak dapat hanya bertumpu pada integritas individu, tetapi perlu dibangun menjadi integritas organisasi secara kolektif.
 
“Integritas tidak cukup hanya dibangun dari pribadi masing-masing. Kita perlu membangun integritas secara bersama-sama dalam organisasi, sehingga tercipta lingkungan kerja yang mampu mencegah dan menolak segala bentuk gratifikasi.”
 
Menurutnya, pengendalian gratifikasi harus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari. ASN perlu memahami bentuk-bentuk gratifikasi, potensi risikonya, serta langkah yang harus dilakukan apabila menghadapi pemberian yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.